Berita lainnya
APBN 2020 Defisit Rp 764,9 T, Ini Penyebabnya
https://bit.ly/3lXisrX
Head Of Fixed Income Syailendra Capital, Endry Danil menyebutkan risk appetite obligasi korproasi saat pandemi sangat rendah dengan risiko yang tinggi membuat peminatnya semakin sedikit dibandingkan tahun 2019.
Namun demikian, untuk tenor pendek dan rating yang baik masih mampu diserap baik oleh investor. kedepan, kebangkitan minat investor di obligasi korporasi sangat bergantung dari penemuan vaksin.
Selengkapnya saksikan dialog Maria Katarina dengan Head Of Fixed Income Syailendra Capital, Endry Danil dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Senin, 23/11/2020)
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT